Gunung Sibuatan, Gunung Tertinggi Sumatera Utara

Jumat, 10 Maret 2017

Gunung Sibuatan yang merupakan gunung tertinggi di Provinsi Sumatera Utara akan memberikan kesan, pengalaman tersendiri, berbeda dibandingkan gunung lainnya.Dari base camp hingga puncak, para pendaki akan melewati hutan dengan pohon-pohon tinggi, kemudian hutan lumut, hingga ke puncak. Hanya beberapa menit menjelang puncak, pepohonan akan berkurang, tetapi itu pun masih cukup hijau. Karena itu, berbeda dibandingkan gunung lainnya di Sumatera Utara dimana ketika telah mencapai puncak para pendaki bisa memandang bebas panorama alam sekitar gunung. Ketika mendaki Gunung Sibuatan, para pendaki tidak akan mendapatkan pemandangan seperti itu.
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/

Mendaki Gunung Sibuatan susah-susah gampang. Hal ini karena puncak Gunung Sibuatan masih ditumbuhi pohon, semak cukup rapat. Hanya pada beberapa lokasi saja, bisa memandang jauh hingga Danau Toba. Itu pun jika cuaca cukup cerah. Jika mendung atau berkabut, dipastikan para pendaki tidak akan dapat melihat pemandangan menakjubkan tersebut.

Selain melewati tantangan berupa naik turun tiga lembah dan tiga bukit sebelum mencapai puncak, sebagian besar adalah hutan lumut, kesempatan langka merasakan pemandangan tersebut membuat petualangan alam mendaki Gunung Sibuatan menjadi lebih menantang, berkesan.

Dengan ketinggian mencapai 2.457 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut), Gunung Sibuatan adalah gunung tertinggi di Provinsi Sumatra Utara. Ketinggiannya mengalahkan gunung lainnya di Sumatera Utara seperti Gunung Sorik Merapi, Gunung Sibayak, Gunung Toba. Bahkan Gunung Sinabung sebelum meletus adalah gunung paling populer bagi para pendaki gunung di Sumatera Utara. DAFTAR IDN POKER Gunung Sinabung memiliki ketinggian mencapai 2.451 MDPL. Namun, karena Gunung Sinabung masih sering mengalami erupsi, maka ketinggiannya dapat berubah cepat. Sehingga, ketinggian ini sangat relatif karena hanya berbeda beberapa meter saja dibandingkan Gunung Sibuatan.

Persiapan Mendaki Gunung Sibuatan

Rombongan kami yang akan mendaki Gunung Sibuatan, bergerak dari Medan dengan mengendarai sepeda motor pagi hari sekitar pukul 04 pagi. Tiba di Desa Nagalingga sekitar pukul 12 siang, setelah istirahat sejenak di Simpang Merek. Sekitar pukul 01.00 kami tiba di base camp. Sesungguhnya ini adalah gubuk petani desa, terletak di paling ujung yang berbatasan dengan pintu masuk hutan.

Di sebelah base camp terdapat Sungai Kecil. Lumayan untuk membersihkan badan atau mandi sekaligus mengkemasi barang bawaan dalam pendakian. Sementara yang tidak perlu bisa ditinggal, dititipkan di rumah petani. Sepeda motor juga bisa dititipkan di sini. Tetapi, mobil tidak bisa menjangkau lokasi base camp ini.

Setelah selesai menyusun perlengkapan, kemudian makan siang – makan sosis dan nugget goreng terasa maknyus -, pendakian pun dimulai. Kami bergerak sekitar pukul 2 siang. Dengan asumsi pendakian akan menempuh tujuh jam perjalanan, maka sekitar pukul 10 malam kami akan tiba di puncak dan dapat bermalam sehingga esok pagi bisa melihat matahari terbit sebelum turun. Pertama-tama kami melewati hutan dengan pohon-pohon tinggi nan rimbun. Karena lelah, kami istirahat sejenak sambil bercanda untuk menghilangkan lelah.

Perjalanan mendaki Gunung Sibuatan

Setelah dirasa cukup, perjalanan mendaki Gunung Sibuatan kami lanjutkan. Di salah satu persimpangan, kami mengambil simpang ke arah kanan. Perjalanan terus dilakukan. Semakin lama semakin menuju semak di daerah terjal, bukan hutan lumut. Sebagian anggota rombongan adalah para pendaki sehingga segera menyadari bahwa ada yang salah. Dan ternyata benar, ini jalur yang salah. Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk kembali ke persimpangan awal. Dengan demikian, 2 jam telah terbuang.

Setelah tiba di persimpangan, rombongan mengambil jalur yang lurus dari arah base camp, seharusnya tidak belok kanan seperti yang dilakukan di awal. Setelah sekitar 1 jam perjalanan dari persimpangan tadi, dengan jalan yang terus menanjak, kami memasuki kawasan hutan lumut.

Pemandangan di hutan ini mengingatkan saya pada film Lord of the Ring. Sungguh menakjubkan. Tanah gembur, kemudian harus merayap-rayap melewati akar-akar pohon membuat rombongan merasa lelah. Berbagai jenis keanekaragaman hayati dari berbagai jenis tumbuhan, satwa liar masih bisa ditemukan. Fakta tanaman kantong semar dapat dibuktikan di sini.

Banyak pemberhentian dilakukan untuk istirahat, maklum sebagian besar adalah pendaki pemula. Setelah berjam-jam melewati hutan lumut, kami akhirnya tiba di puncak sekitar pukul 03 dinihari. Walau perjalanan mendaki Gunung Sibuatan melelahkan, tetapi sungguh berkesan.

Dari perjalanan mendaki Gunung Sibuatan, kami dapat lebih memahami pengertian lingkungan hidup, juga pentingnya melakukan konservasi sumber daya alam untuk tetap menikmati manfaat tumbuhan dan satwa liar bagi kehidupan manusia.

Mendaki Gunung Sibuatan

Gerimis mulai turun, segera seluruh tim mempersiapkan tenda sebelum hujan turun. Tetapi, ternyata hujan turun cepat, walau tidak deras. Kabut pun mulai menyelimuti dengan begitu pekat. Setelah diguyur hujan sesaat, tenda-tenda berdiri. Seluruh anggota tim masuk ke tenda dan berganti pakaian. Memakai pakaian kering adalah kewajiban untuk menghindari hipotermia – serangan dingin pada tubuh yang dapat berakibat fatal dan berujung kematian. Di dalam tenda ada yang masak dan ada yang langsung tidur. Hujan terus turun degan deras, menemani tidur kami yang semakin pulas.

Setelah tertidur sekitar 2-3 jam, cahaya matahari pagi mulai menembus tenda. Sebagian anggota tim bangun, sebagian masih meneruskan tidurnya, mungkin dikarenakan rasa lelah luar biasa. Bagi yang bangun, segera memasak air untuk minuman panas seperti kopi, teh, susu. Ada juga memasak mi instan. Sebagian membawa makanan kaleng atau sekedar makan snack. Paling penting logistik harus cukup. Pagi diselimuti kabut ringan.

Harapan untuk melihat matahari terbit, pemandangan indah Danau Toba dari puncak Gunung Sibuatan sirna karena kabut semakin tebal. Setelah ditunggu sekitar 3 jam, kabut tetap tidak menipis. Kami putuskan turun sekitar pukul 09 pagi. Dengan perhitungan bahwa turun akan memakan waktu sekitar 5-6 jam. Benar saja, sekitar pukul 3 sore kami tiba di base camp.

Di base camp, seluruh anggota tim membersihkan diri di sungai kecil di depan gubuk. Kami juga memasak kopi sisa, sekedar untuk menghangatkan badan setelah perjalanan turun diserang hujan deras. Perjalanan mendaki Gunung Sibuatan, gunung tertinggi di Provinsi Sumatera Utara pun berakhir. Sekitar pukul 5 sore kami bergerak kembali ke Medan.
More aboutGunung Sibuatan, Gunung Tertinggi Sumatera Utara

Danau Terbaik di Sumatera Utara

Danau Di Sumatera Utara adalah destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi oleh para turis. Tidak hanya domestik namun juga turis internasional, keindahan panorama berupa wisata danau masih tetap digandrungi. Terbukti bahwa Danau Toba berada di urutan pertama obyek wisata favorit yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing. Taukah kamu kalau di Sumut tidak hanya ada satu buah danau namun ada sekitar 11 meski sebagian belum didata dan dikelola secara profesional.

Daftar Danau Di Sumatera Utara yang kami himpun ini semoga dapat menjadi refrensi anda menelusuri Sejuta Manikam Pariwisata Sumatera Utara. Apa-apa sajakah? yuk langsung saja:

Danau Siombak - Medan.
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/

Danau ini terletak di Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, Medan, Sumatera Utara . Danau Siombak terletak di antara dua sungai , yaitu Sungai Deli dan Sungai Terjun. Di kota Medan juga terdapat sebuah danau, danau ini diberi nama Danau Siombak yang memiliki luas sekitar 40 hektare, Diameter sekitar 1000 meter ,dan kedalaman kurang lebih 12 meter. Air danau di sini berwarna jernih agak kehijauan, karena di dasar danau ditumbuhi sejenis tumbuhan lumut dan ganggang , namun airnya tak berbau.
Danau Siombak ramai dikunjungi saat liburan atau akhir pekan. Lokasi ini cocok untuk wisata keluarga karena di sekitar area danau menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak, seperti kolam mini, mandi bola, dan lain-lain. Untuk mengujungi danau ini anda hanya cukup mengeluarkan Rp. 2.000 saja dan ingat ya ini bukan untuk tiket masuk tetapi biaya parkir kenderaan. Bila kamu tengah merasa kelaparan, di sekitar danau juga terdapat penjual makanan ringan. Harga untuk makanan dan aksesorisnya sedikit agak mahal, namun kembali lagi nih traveler, tergantung kemampuan menawar anda. Tak jarang juga ada masyarakat yang memanfaatkan danau buatan itu untuk memancing ikan , berenang hingga mencuci. Di sekitar area danau juga disediakan perahu atau sampan , jika anda ingin berkeliling danau. Biayanya Rp. 15.000 per orang. Ada juga yang menyediakan speedboat, dengan tarif Rp. 35.000 per orang.

Danau Toba - 7 Kabupaten
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/
Pesona Danau Toba dan pemandangan sekelilingnya memang telah menjadi daya pikat utama yang dimiliki wisata danau terbesar di Indonesia. Terbentuk dari letusan super volcano (letusan Gunung Api) yang terjadi sekitar 73.000 – 75.000 tahun lalu, Toba memang memiliki potensi wisata air mengagumkan. Saat meletus, 2.800 km kubik bahan vulkanik dimuntahkan GunungToba hingga debu vulkanik tersebut menyebar keseparuh wilayah Bumi. Terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai10 kilometer di atas permukaan laut. Hal tersebut mengakibatkan terjadi kematian massal dan kepunahan beberapa spesies mahluk hidup, perubahan cuaca bumi dan terjadinya zaman es sehingga mempengaruhi peradaban dunia. Kawasan Danau Toba dikenal sebagai pusat peradaban Suku Batak menurut masyarakat Batak di Sumut, leluhur suku terbesar kedua di Indonesia ini mulanya diturunkan di Pusuk Buhit, salah satu obyek wisata yang kini kerap disambangi oleh para pendaki. Memiliki luas 1.145 km persegi, Toba menyajikan pemandangan indah serta menarik perhatian para wisatawan untuk mengunjungi dan mengeksplorasinya lebih jauh. Melihat danau Toba seakan-akan kita sedang melihat sebuah lautan. DAFTAR IDN POKER Begitu luasnya danau ini menjadikannya sebagai danau terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Selain itu Toba juga dinobatkan sebagai danau terbesar kedua di dunia setelah Danau Victoria di Afrika dan yang tak kalah menarik adalah Toba dinobatkan juga terbesar, danau ini juga memiliki rekor danau terdalam di dunia, yaitu sekitar 450 meter. Selain luas, danau ini juga unik, karena di tengahnya terdapat sebuah pulau vulkanis yang besarnya hampir sama dengan luas Negara Singapura.
Berenang menjadi salah satu kegiatan yang tak boleh anda lewatkan di danau Toba. Merasakan air danau yang menyegarkan menjadi nilai tambah tersendiri ketika anda berenang di lautan luas Toba ini. Selain berenang, pilihan lainnya yaitu mengelilingi danau ini dengan menyewa perahu layar.
Melihat sunset di danau Toba bisa menjadi pengalaman berbeda yang bisa anda rasakan di sini, apalagi bersama keluarga atau orang terkasih. Menikmati danau Toba tidak cukup sehari? Tenang, fasilitas penginapan sudahbanyak di sana dengan harga yang bervariasi, mulai dari hotel, bungalow, villa dan guesthouse, hingga homestay.

Danau Sidihoni - Samosir.
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/
Berjarak sekitar 8 kilometer dari Kota kecil Pangururan, obyek wisata ini cukup indah. Pemandangan di sekitar danau bisa dipantulkan oleh air danau. Dikelilingi oleh bukit landai berwarna hijau muda dan deretan pohon pinus, semakin menambah keindahan. Sayang, danau berair jernih ini belum dikelola dengan baik. Sebagian besar penduduk di sekitar danau masih memanfaatkan airnya untuk fasilitas "mandi cuci kakus" (MCK ). Terbatasnya sarana prasarana transportasi juga membuat obyek wisata ini jarang mendapat kunjungan wisatawan. Danau Sidihoni terletak di Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir dan kerap juga dinamai Danau Diatas Danau karena letaknya persis berada di atas Pulau Samosir dan seperti yang kamu ketahui, Pulau Samosir dikelilingi oleh danau terluas di Asia Tenggara. Uniknya adalah air Danau Sidihoni sering berubah warnanya, menurut kepercayaan masyarakat lokal, mitologi, pergantian warna danau Sidihoni oleh penduduk setempat kerap dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia. Eits.... Danau Sidihoni bukan satu-satunya danau di Pulau Samosir, ada sebuah danau lagi yang lebih kecil dari Danau Sidihoni di pulau ini yang bernama Danau Aek Natonang.

Danau Siais
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/
Menelusuri Tapanuli Selatan akan sedikit berbeda, karena jaraknya yang cukup jauh dari Kota Medan sebagai ibukota dari Provinsi Sumatera Utara. Siais adalah danau terluas kedua di Sumatera Utara setelah Danau Toba. Sebelumnya danau ini cukup terabaikan baik oleh pemerintah maupun masyarakat, aksesibilitas, sarana dan prasarana belum memadai hingga kemudian di tahun 2015 Siais mulai dilirik untuk dijadikan sebagai objek wisata alam. Di lokasi anda dapat berfoto ria, berenang atau bersiap untuk menjelajahi kawasan di sekitar danau. Uniknya ada juga air terjun loh disini dan diberi nama yang sama, apa itu? Air Terjun Siais. Kalau ngomongin obyek wisata lainnya di Tapanuli Bagian Selatan, maka kita tidak akan terlepas dari Tapanuli Tengah, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara. Beberapa obyek wisata favorit di sekitar Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) diantaranya Candi Biaro Bahal, Ekowisata Barumun Nagari, Taman Nasional Batang Gadis dan kearifan lokal di sungai Mandailing Natal.

Danau Aek Natonang
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/
Masih berbicara tentang pulau Samosir yang sepertinya menyimpan rahasia yang perlu kamu ketahui. Nah traveler, di Samosir, selain Sidihoni ada juga Danau Aek Natonang. Danau yang satu ini terletak di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo dan sudah tentu berada di Kabuapten Samosir. Tidak berbeda dengan Danau Sidihoni, Aksesibilitas ke danau seluas 105 hektare ini juga kurang baik. Ditambah minimnya sarana prasarana pendukung, membuat Danau Aek Natonang tidak mendapat kunjungan wisatawan dan menurut kabar terakhir nih travelers, danau yang cocok dijadikan sebagai lokasi pre-wedding di Medan ini rencananya akan digubah sebagai areal Hutan Wisata.
Baca juga artikel menarik kami lainnya: Tempat Wisata Di Kabupaten Samosir





More aboutDanau Terbaik di Sumatera Utara

Pantai Terbaik di Sumatera Utara

Pulau Sumatera bukan hanya terkenal dengan makanannya yang enak saja, tetapi dengan keindahan alam serta beraneka ragam suku budaya yang membentuk suatu komunitas di Pulau ini menjadikan Pulau sumatera sebagai salah satu provinsi paling aman dan paling bersosial dan memiliki kerukunan umat beragama yang sangat tinggi.

Dan dibawah ini, akan kami bahas pantai terbaik yang terdapat di Sumatera Utara, sebagai berikut :

1. Pulau Berhala
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/

Pulau Berhala yang merupakan Pulau perbatasan antara Selat Malaka yang merupakan salah satu pulau terluar yang dimiliki Indonesia, pulau yang begitu eksotis, birunya air lautnya, bersihnya airnya dan putih bersihnya pasir dipantai ini. Di Pulau Berhala ini kita dapat melakukan Diving, melihat keanekaragaman ikan ikan laut maupun penghuni didasar laut. DAFTAR IDN POKER  Pulau ini sering dikunjungi karena tempatnya yang indah. Pulau ini memiliki sepasang pulau kecil yang menghimpitnya yaitu pulau sokong kakek dan pulau sokong nenek dimana dulunya dipulau ini tinggallah seorang gadis dari negara lain yang tak ingin kembali ke negaranya dan menetap didalam pulau ini sampai akhirnya meninggal dipulau ini. bagi teman - teman yang suka diving, snorkeling maupun memancing, saya rekomendasikan tempat ini kepada teman teman sekalian.

2. Pantai Bali Lestari
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/

Pantai Bali Lestari ini adalah salah satu pantai yang berada di Sumut. Keistimewaan pantai ini adalah mempunyai tempat yang indah untuk berfoto. Jadi cocok untuk orang yang ingin hunting fhoto. Di Pantai Bali Lestari ini menyediakan pondok dan tikar bagi pengunjung yang ingin menggunakannya. Jadi tak usah takut jika kita lupa membawa tikar. Makanan yang dijual cukup banyak dengan harga terjangkau. Fasilitas yang disediakan di pantai ini cukup memadai dimulai dari kamar mandi, mushola,cafe dan pondok yang bisa kita gunakan.

3. Pantai Indah Tureloto
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/
Pantai Indah Tureloto betul betul pantai yang sangat indah. Airnya yang biru..Pasir putihnya yang sangat halus dan gugusan batu karang yang sangat memperindah suasana..Dijamik akan betah berlama lama disini..Kita bisa berenang,memancing atau sekedar berkeliling wilayah ini dengan perahu sewaan dari nelayan di sekitar lokasi ini. Disini tersedia juga warung makan yang cukup nyaman sehingga jangan takut kelaparan. Jika beruntung kita bisa mendapatkan ikan segar hasil tangkapan nelayan yang baru saja pulang melaut di pantai ini. Langsung di bakar di warung tersebut,dijamin kesegaran ikannya akan sangat nikmat terasa.

4. Pantai Parbaba
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/
Pantai Parbaba ini terletak di Kampung Parbaba, Samosir. Sebenarnya Pantai Parbaba ini dikenal dengan nama Pantai Pasir Putih. Hal ini dikarenakan karna pasir di pinggir pantai berwarna putih bersih.Selain kita menikmati pemandangan kita bisa juga melakukan banana boat, speed boat, dan memancing ikan tentunya. Karna pasirnya putih dan lembut maka cocok untuk bermain bola kaki dan voli.Di tempat ini belum banyak menjual makanan. Jadi disarankan kepada pengunjung untuk membawa makanan dari rumah yah. Dan Jangan membuangan sampah sembarangan disini

5. Pantai Lumban Bul - Bul
http://pesonaalamsumaterautara.blogspot.com/
Terletak di Desa Lumban Bul - Bul, Kecamatan Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara. Dapat ditempuh 5 - 10 menit dari pusat kota Balige dengan angkutan umum berupa becak motor. Pantai berpasir putih ini memiliki garis pantai yang cukup panjang. Dilengkapi dengan fasilitas permainan air seperti kano / kayak, speedboat, banana boat, perahu / kapal, ban pelampung, sepeda air, dan permainan menarik lainnya. Tidak perlu takut kelaparan atau kehausan karena di tepi pantai banyak tempat makan dan minum dengan menu khas Danau Toba. Lokasi dilengkapi dengan fasilitas toilet, kamar bilas, arena permainan anak, penjaga pantai, dan lahan parkir yang cukup luas. Hanya kebersihan masih perlu ditingkatkan. Masih terdapat sampah di beberapa tempat. Tempat ini masih relatif baru, dan masih akan dikembangkan kembali oleh Pemda setempat.
More aboutPantai Terbaik di Sumatera Utara

Salah Satu makanan Tergurih dan Terenak di Medan

Minggu, 16 Oktober 2016


Jika jalan-jalan ke kota Medan belum lah lengkap tanpa mampir ke Perumahan Cemara Asli. Didalam Komplek Cemara Asli selain suasana yang tenang, taman bermain yang terdapat dibundaran tengah-tengah komplek, kolam buatan yang dipenuhi dengan beribu jenis ikan dan hewan yang sengaja dilepas di dalam kolom tersebut serta yang terakhir adalah Kuliner Makanannya. 

Ketika masih di Bandung, saya mendengar info dari teman-teman saya yang berada dimedan bahwasanya jika mampir ke Medan belum lah lengkap tanpa menikmati Kuliner Kwetiau yang terdapat di kawasan Komplek Cemara Asli. Saya pun mencoba untuk menelusuri arah dan panduan yang teman saya berikan.  Perjalanan saya dimulai dari jam 4 dengan menggunakan alat Trasportasi Medan yang paling populer " Becak ".
Dengan menggunakan Becak saya berkeliling di Kota Medan dari jalan H. Adam Malik saya mulai berpetualangan di Kota Medan. Pemandangan kota medan yang indah di waktu sore ini ditambah dengan lalu lintas yang padat menjadikan Kota Medan ini sebagai salah satu Kota tersibuk di Indonesia.

Sekitar pukul 17.30 akhirnya saya sampai di Perumahan Komplek Cemara Asli. Setelah sampai saya turun di depan gerbang Perumahan tersebut. Kemudian saya berjalan kaki mengitari perumahan tersebut. Beragam Pemandangan saya dapatkan disini. Dimulai dengan anak-anak bermain, orang-orang berolahraga sore sampai penduduk sekitar yang mulai menyiapkan semua alat-alat untuk berdagang.

Langkah saya semakin berat karena jauhnya perjalanan dari luar gerbang Komplek ini menuju ke dalam. Sambil melangkah saya sambil memperhatikan Papan Nama Yang bertuliskan bermacam-macam Kuliner Masakana yang ditawarkan. Setelah berjalan begitu jauh, saya masih belum melihat Papan Nama kuliner yang saya cari. Keputusan asaan pun mulai menghampiri saya ditambah dengan haus dahaga yang menyerang tenggorokan saya.

Saya tidak mau menyerah begitu saja, akhirnya saya mencoba bertanya dengan masyarakat sekitar sambil menunjukkan kartu nama yang diberikan oleh temanku. Tuhan memang adil adil bagi saya, rupanya sekeluarga ini juga mau mampir ke Rumah Makan tersebut dan mereka menawarkan untuk menumpang dan sama-sama Menuju kesana.

Hanya butuh waktu 5 menit saja akhirnya saya sampai di Jl. Bahagia no 88N, terpangpang besar sekali papan nama dengan Tulisan Kwetiau Susan pindahan dari Jl Duku.  Saya kaget setengah mati setelah masuk kedalam Rumah makan tersebut karena beberapa meja yang disediakan telah diisi penuh oleh masyarakat yang ingin menikmati Kwetiau Susan tersebut padahal waktu baru menunjukkan pukul 18.30. 

Setelah saya pesan dan saya pun menunggu makanan yang telah saya pesan. Tak sampai 10 menit, Sepiring Kwetiau Goreng Telor plus Mata Sapi lengkap dengan minuman Teh manis dingin dihidangkan di meja saya.
Tidak sampai 5 menit, makanan telah saya masukan kedalam perut saya. Betapa enaknya Kwetiau Susan ini, padahal cuma digoreng telor saja begitu enak apalagi jika tadi saya pesan Kwetiau Seafood pastilah rasa dan aromanya begitu gurih dan nikmat.

Sebenarnya saya belum mau beranjak dari sana karena saya ingin menikmai sekali lagi makanan dengan menu yang lain yaitu Nasi Goreng Seafood tetapi sayang karena pengunjung makim malam makim rame bahkan ada yang rela berdiri untuk menunggu. Jadi ya saya terpaksa merelakan dan mengurungkan niat saya untuk duduk lebih lama lagi

Saya sangat bersyukur sekali akhirnya saya dapat menikmati Kuliner Medan yang sangat enak sekali walupun sebenarnya belum puas saya menikmati makanan yang dijual oleh Nyonya Susan tersebut.
Jika ada kesempatan untuk mampir keMedan lagi pasti saya akan berkunjung kesana lagi

sekian Artiker yang saya buat untuk teman-teman agar jika ada teman-teman yang mampir keMedan Jangan lupa untuk mampir ke Kwetiau Susan.

Untuk Alamatnya dibawah ini kawan-kawan :
Kwetiau Susan
Jl. Bahagia No.88N
Komplek Cemara Asli

More aboutSalah Satu makanan Tergurih dan Terenak di Medan

Salah Satu oleh-oleh khas Tanjung Pura

Jika ingin mampir ke Dodol Ria, lokasinya nggak jauh dari Rilex Seafood, keluar dari Rilex Seafood belok kiri, kemudian langsung belok kiri lagi nanti ada melewati jembatan (sebelah kanan ada Pujasera Seafood) dan sekitar 10 menit sudah tiba di TKP.

Sepanjang jalan akan terlihat banyak yang berjualan dodol, namun saya nggak bisa memberi penilaian karena belum pernah mencoba.
Pertama kali saya makan Dodol Ria saat masih duduk di bangku SMA, teman saya yang kebetulan dari Pangkalan Brandan membawa oleh-oleh ini saat mudik. Dodol-nya dibungkus kecil-kecil menyerupai permen, karena kecil jadi nggak terasa kenyang, makin dinikmati malah makin kecanduan.
Secara selera pribadi saya merekomendasikan rasa original dan rasa pandan. Rasa duriannya nggak begitu nikmat. Oh ya, dari rekomendasi teman saya, beliau juga menyarankan yang rasa wijen, mungkin anda boleh mencobanya.

Sudah tau kan dodol itu nikmat rasanya, jadi jangan marah kalau ada teman yang mengumpat, “Ah, dodol loe!”

PS: Informasi ini hanya untuk yang kebetulan mampir ke Tanjung Pura, jika anda hanya ingin mencicipi dodol-nya doank, beberapa toko oleh-oleh dan supermarket di Medan telah menyediakan produk ini.
More aboutSalah Satu oleh-oleh khas Tanjung Pura

Pulau Berhala Surga bagi para pemancing

Pulau Berhala: Eksotisme Pulau Terluar Indonesia

Kekayaan alam Indonesia tidak akan pernah habis dibicarakan apalagi ditelusuri. Ketika Anda datang ke kota Medan, tanyakan orang-orang lokal di sana, siapa yang berkeinginan menyambangi Pulau Berhala. Dapat dipastikan, banyak dari mereka yang tergila-gila dengan kecantikan pulau ini dan berharap suatu saat dapat menikmatinya secara langsung.

Terletak di salah satu pulau terluar di Indonesia, tepatnya di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Pulau Berhala kini tengah dikembangkan menjadi salah satu objek wisata alam potensial andalan Sumatera Utara, selain Danau Toba dan Nias. Tempat yang menawarkan keindahan alamnya ini merupakan tempat yang tenang, jauh dari riuh rendahnya kehidupan perkotaan, sangat cocok menjadi tempat “pelarian” sejenak bagi warga urban.
Pulau berhala yang menawarkan eksotisme alamnya ini memiliki tiga pulau dengan kekhasan dan keelokannya masing-masing. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di kawasan pulau ini. Pulau induk merupakan lokasi penginapan. Di pulau ini juga, Anda dapat melihat atau bahkan, jika Anda penasaran, Anda bisa menaiki menara mercusuar yang menjulang menghadap lautan Selat Malaka.

Hutan yang lebat menghiasi keberadaan pulau induk. Pohon-pohon besar seperti rengat, jeluntung, dan meranti tumbuh subur di pulau seluas 50.000 meter persegi ini. Hutan ini menjadi habitat bagi banyak satwa seperti napu (sejenis kancil), biawak, penyu, ular, dan hewan lainnya. Jika Anda beruntung, Anda dapat melihat berbagai jenis burung yang datang beramai-ramai pada musim-musim tertentu, suatu pemandangan yang unik di pulau ini. Di pulau induk ini, terdapat juga penangkaran penyu yang sayang untuk dilewatkan. Karena banyaknya penyu di pulau ini, tidak sulit untuk menemukan jejak-jejak mereka terukir di pasir pantai.

Pulau terdekat dengan pulau induk di Pulau Berhala ini juga menjadi tempat yang sarat akan keindahan alamnya. Pulau ini terkadang menyatu dengan pulau induk, terkadang juga terpisah, tergantung dari pasang-surutnya air laut. Pulau ini adalah lokasi snorkeling dan diving yang paling bagus. Luar biasanya, pada kedalaman 9 meter, dasar laut masih tampak dengan jelas. Di balik kebeningan air tersebut, telah menunggu sebuah taman indah warna-warni untuk diselami. Di sini, Anda bisa menikmati indahnya ganggang, rumput laut, dan terumbu karang yang mewarnai latar belakang birunya dasar laut. Disela-sela itu, segerombolan ikan dengan berbagai macam warna dan bentuk lalu-lalang dan meliuk-liuk di depan pandangan. Lautan di pulau ini sungguh kaya akan biota laut, dan bahkan Anda dapat menemui beberapa biota laut yang unik dan langka seperti ketam kelapa, kima raksasa, dan ikan bulu ayam. Alat selam dan snorkeling dapat disewa di lokasi ini.

Berangkat ke pulau ketiga yang berjarak sekitar 50 meter dari pulau induk, Anda harus menyeberang menggunakan kapal. Wisata yang dapat anda temui di sini adalah susur gua. Gua di lokasi pulau ini memiliki keunikan tersendiri karena menembus bukit yang ada di pulau ini. Separuh gua tergenang air, sementara langit-langit gua menjadi tempat bersarangnya burung walet. Hampir seluruh bukit di tempat ini terdiri dari bebatuan raksasa yang oleh proses alam membentuk pola-pola dan arsitektur indah. Jika Anda memiliki waktu yang cukup banyak, Anda bisa mencoba peruntungan dengan memancing di perairan sekitar pulau ini. Ikan-ikan besar dengan berat di atas 3 kilogram siap menguji adrenalin dan ketangkasan Anda. Karena karakteristik daerahnya yang berbatu, Anda dengan mudah dapat menemukan lokasi nyaman dan strategis untuk memancing. Namun perlu diingat, perairan di pulau ini merupakan yang terdalam dan curam, jadi diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan ketika berada di lokasi ini.
Jika Anda berangkat dari kota Medan, silakan menuju ke Belawan. Perjalanan paling mudah bisa ditempuh dari Restoran Marina, Belawan, Medan. Di sana terdapat perusahaan penyedia jasa transportasi ke Pulau Berhala dengan menggunakan speed boat. Namun, Anda harus memastikan jadwal keberangkatan kapal terebut, karena tidak setiap hari ada kapal yang diberangkatkan ke pulau tersebut. Bila ditempuh dengan kapal biasa, waktu tempuh bisa sekitar 4 – 8 jam. Namun Anda juga bisa memilih alternatif kapal lainnya, yaitu Super Star yang dilengkapi dengan kabin yang nyaman. Perjalanan menggunakan kapal jenis ini memakan waktu hanya sekitar 1,5 jam.
More aboutPulau Berhala Surga bagi para pemancing

Salah Satu tempat Wisata yang dikenal di Dunia Internasional

Setelah mengunjungi aneka destinasi wisata di Medan, Sumatera Utara singgahlah ke Berastagi. Di kota elok nan permai ini Anda akan merasakan lanskap alam yang mendamaikan hati dan jiwa.

Jika kita mengenal puncak sebagai area istirahat warga Jakarta, maka Berastagi adalah “puncaknya” Medan. Hanya berjarak 80 km dari ibukota Sumut, Berastagi bisa Anda capai hanya dengan 1,5 – 2 jam perjalanan. Jika menggunakan angkutan umum waktu tempuh Anda menjadi lebih lama yakni 3 jam.

Sejatinya berapapun waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Berastagi tak akan melelahkan fisik. Selama perjalanan ke kota ini mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan hijau yang sangat indah. Kebuh teh dan kebun tembakau bergantian menemani Anda dengan jalan yang meliuk-liuk. Pameran panorama di Berastagi memang menjadi daya tarik utama destinasi ini. Lembah hijau, perbukitan menjulang dan udara sejuk adalah komposisi yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.

Dengan ketinggian 1400 meter mdpl, udara di kawasan ini memang menusuk. Hutan-hutan yang rimbun membuat suasana “dingin” semakin lengkap. Saat perjalanan berada di titik-titik tertinggi kita bisa melihat bayangan gunung berapi Sinabung dan Sibayak. Lazimnya daerah dataran tinggi, Berastagi juga kaya akan sayuran dan buah. Markisa adalah salah satu komoditi yang paling terkenal di kota ini. Sirup markisa dari Berastagi adalah minuman yang tak diragukan lagi kesegarannya.

Nah, sesampainya di Berastagi Anda bisa menikmati beberapa destinasi wisata seperti air terjun Sipiso Piso. Dinamakan Sipiso Piso karena hujaman airnya tajam dan dalam dikelilingi jurang. Air terjun ini terletak di Danau Toba bagian utara.

Objek lain yang sayang untuk dilewatkan aalah Taman Simalem Resort. Inilah tempat dimana kita bisa menyaksikan hutan, gunung, kebun menyatu tanpa pemisah. Disini Anda bisa mencoba berbagai fasilitas yang disediakan seperti penginapan, outbond, tracking, taman buah hingga lapangan golf. Taman labirin Simalem Resort yang panjangnya mencapai setengah kilometer juga amat menarik untuk dicoba.

Tak hanya alam yang mengangumkan, Berastagi juga memiliki salah satu pagoda tertinggi di Indonesia. Berada di Taman Lumbini berdiri bangunan emas nan megah yang merupakan replika dari Pagoda Shwedagon yang ada di Myanmar. Ah, Berastagi memang lengkap.

Destinasi wisata lainnya yang juga tak jauh dari Medan adalah kawasan Samosir yang berada di tengah Danau Toba. Di tempat ini Anda dapat mengunjungi Batu Parsindangan, pasir putih Parbaba dan makam Raja Sidabutar.

Selama berlibur di Medan dan sekitarnya Anda bisa menginap di JW Marriott Hotel Medan, Grand Swiss-Belhotel Medan dan Alpha Inn

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian, Namun demikian pemeliharaan website ini tidaklah murah, maka apabila Anda memesan hotel silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi.
More aboutSalah Satu tempat Wisata yang dikenal di Dunia Internasional

Kebun Teh salah satu wisata di Pematang Siantar

Kebun Teh Sidamanik menawarkan wisata alam terindah yang ada di kota Pematang Siantar. Tempat yang satu ini pun memberikan fasilitas bagi para traveler yang ingin berjalan-jalan santai sambil merasakan kesejukan dataran tinggi di Pematang Siantar. Terlebih, di sekitar kebun teh ini juga terdapat beberapa destinasi wisata alam menarik lainnya.

Kebun teh ini sebenarnya bukanlah sebuah area wisata. Perkebunan ini merupakan bagian dari perkebunan teh yang dimiliki oleh PTPN IV. Kebun teh milik PTPN IV ini sebenarnya mempunyai nama Kebun Teh Bah Butong. Hanya saja karena lokasinya berada di Kecamatan Sidamanik, jadi tidak banyak yang menyebutnya dengan nama Kebun Teh Sidamanik.
Lokasi Kebun Teh Sidamanik Siantar

Kebun Teh Sidamanik ini berada di Kecamatan Sidamanik yang berjarak sekitar 26 kilometer dari pusat kota Pematang Siantar. Kalau berangkat menuju ke tempat ini dari Medan, maka jarak tempuh yang harus dilalui kurang lebih sejauh 155 kilometer. Cukup jauh kalau berangkat menuju ke tempat ini dari kota Medan. Perjalanan sejauh itu membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 3 hingga 4 jam.


Meski tempat ini tidak setenar seperti Danau Toba, namun infrastruktur menuju ke lokasi wisata yang satu ini ternyata cukup bagus. Para traveler pun bisa menjangkau tempat ini dengan menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi. Selain itu, kalau ingin perjalanan yang lebih menantang, ada pula jalur off road yang bisa dipilih.

Kebun Teh Bah Butong bukan Kebun Teh Sidamanik

Seperti yang telah disebutkan di atas, nama asli dari kebun teh ini bukanlah Kebun Teh Sidamanik. Melainkan Kebun Teh Bah Butong. Meskipun begitu, masyarakat sekitar juga banyak yang menyebut tempat ini dengan nama Kebun Teh Sidamanik. Perkebunan teh ini berlokasi di ketinggian 890 meter di atas permukaan laut. Jadi tidak heran kalau mereka yang datang ke sini pun bisa merasakan udara yang sejuk serta bersih dataran tinggi Sidamanik.
lihat juga: Taman Simalem Resort, Pemandangan Fantastis Danau Toba ya di Sini

Teh yang dihasilkan dari Kebun Teh Bah Butong ini pun dikenal sebagai salah satu teh yang berkualitas dari Sumatera Utara. Bahkan hasil perkebunan teh yang satu ini telah diekspor ke berbagai negara. Di antaranya adalah negara di Timur Tengah ( Mesir, Iran, Irak, Syria), Eropa (Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Paris, Inggris) ataupun negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Air Terjun Bah Biak di Kebun Teh Sidamanik
Di tempat ini, ada pula sebuah air terjun dengan pemandangan yang sangat indah. Air terjun itu bernama Air Terjun Bah Biak. Untuk menuju ke lokasi Air Terjun Bah Biak di Kebun Teh Sidamanik ini pun cukup gampang. Terutama karena memang terdapat plakat penunjuk lokasi menuju ke sana. Jadi jangan khawatir tersesat kalau datang ke tempat ini.
Namun yang perlu diperhatikan, akses menuju ke air terjun ini cukup sulit. Utamanya karena kondisi jalan yang sangat buruk. Selain itu, para traveler yang tertarik melihat keindahan air terjun ini pun harus berjalan kaki melalui kebun teh kurang lebih selama 30 menit. Dan setiap pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar 2 ribu rupiah per orang.
More aboutKebun Teh salah satu wisata di Pematang Siantar

Salah satu daerah yang terdapat di Sumatera Utara


KOTA GUNUNGSITOLI
VISI DAN MISI KOTA GUNUNGSITOLI

VISI   :   “TERWUJUDNYA GUNUNGSITOLI KOTA SAMAERI”

MISI   :

MENYATUKAN LANGKAH DAN TEKAD SEGENAP RAKYAT KOTA GUNUNGSITOLI MENUJU KOTA MANDIRI DAN MASYARAKAT MADANI
MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN UMUM MASYARAKAT KOTA GUNUNGSITOLI
MENCERDASAKAN KEHIDUPAN RAKYAT KOTA GUNUNGSITOLI
MEMBERDAYAKAN SEMUA SUMBER DAYA ALAM DAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN KOTA GUNUNGSITOLI

Letak Geografis Wilayah Kota Gunung Sitoli

Kota Gunungsitoli merupakan pemekaran dari Kabupaten Nias  sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2008 yang terdiri atas 6 (enam) kecamatan, yaitu Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Kecamatan Gunungsitoli, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kecamatan Gunungsitoli Barat, dan Kecamatan Gunungsitoli Idanoi. Kota Gunungsitoli memiliki luas 469,36 km² sesuai dengan data Badan Pusat Statistik Tahun 2010 (0,38 % dari luas wilayah Propinsi Sumatera Utara). Dari 6 (enam) Kecamatan yang terdapat di wilayah Kota Gunungsitoli tersebut terdapat 98 (sembilan puluh delapan) desa dan 3 (tiga) kelurahan, serta sebanyak 27 desa/kelurahan (27 %) terletak di daerah pantai, dan 74 desa/kelurahan (73 %) berada di daerah bukan pantai/pegunungan.

Kota Gunungsitoli terletak di sebelah barat Pulau Sumatera, yang secara geografis terletak antara 00°12’-1°32’ Lintang Utara (LU) dan 970°00’- 980°00’ Bujur Timur (BT). Kota Gunungsitoli merupakan salah satu daerah kota di Propinsi Sumatera Utara yang mempunyai jarak ± 85 mil laut dari Sibolga (daerah Propinsi Sumatera Utara). Batas-batas administrasi Kota Gunungsitoli adalah :

  • Sebelah Utara Kecamatan Sitolu Öri (Kabupaten Nias Utara)
  • Sebelah Timur Samudera Indonesia
  • Sebelah Selatan Kecamatan Gidö dan Kecamatan Hiliserangkai (Kabupaten Nias)
  • Sebelah Barat Kecamatan Hiliduho (Kabupaten Nias) serta Kecamatan Alasa Talumuzöi dan Kecamatan Namöhalu Esiwa (Kabupaten Nias Utara)

Kependudukan Wilayah Kota Gunung Sitoli

Jumlah penduduk Kota Gunungsitoli pada tahun 2010 adalah 130.380 jiwa. Jumlah penduduk ini tersebar di 6 (enam) Kecamatan. Jumlah penduduk di Kota Gunungsitoli sebagian besar terkonsentrasi di Kecamatan Gunungsitoli sebagai akibat dari kedudukan Kecamatan Gunungsitoli sebagai ibukota Gunungsitoli dengan tingkat kegiatan perekonomian yang tinggi dan didukung ketersediaan sarana dan prasarana yang lebih memadai dari Kecamatan sekitar.

Pemerintahan

Kota Gunungsitoli dipimpin oleh Drs. MARTINUS LASE, MSP sebagai Walikota dan Drs. ARONI ZENDRATO Sebagai Wakil Walikota yang terpilih secara langsung melalui Pemilihan Kepala Daerah pada Tahun 2011. Adapun Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli yaitu EDISON ZILIWU.


More aboutSalah satu daerah yang terdapat di Sumatera Utara

Sejarah Kebudayaan Sumatera Utara

  Sejarah Provinsi Sumatera Utara

Awalnya, sewaktu Indonesia masih dijajah Belanda, Sumatera Utara dikenal dengan nama Gouverment Van Sumatera yang meliputi seluruh seluruh bagian pulau Sumatera dan dikepalai oleh seorang Gubernur yang berkedudukan di Medan. Pada tanggal 15 April 1948 pemerintah menetapkan undang-undang No 10 Tahun 1948 tentang penetapan provinsi di sumatera. Tanggal 15 April kemudian menjadi hari jadi Provinsi Sumatera Utara.

Awal tahun 1949 diadakan reorganisasi pemerintahan di Sumatera. Dengan keputusan Pemerintah Darurat RI tanggal 17 Mei 1949 Nomor 22/Pem/PDRI jabatan Gubernur Sumatera Utara ditiadakan, selanjutnya dengan ketetapan Pemerintah Darurat RI tanggal 17 Desember 1949 dibentuk Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli atau Sumatera Timur yang kemudian dikenal dengan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1950 tanggal 14 Agustus 1950, ketetapan ini dicabut dan kembali dibentuk Provinsi Sumatera Utara.

Di Provinsi Sumatera Utara bayak terdapat suku bangsa. Ada Batak, Nias, dan Melayu. Namun, suku Batak merupakan etnis mayoritas. Semua dapat hidup dengan berdampingan. Kehidupan masyarakat di Kota Medan kebanyakan berdagang, baik dari suku Batak maupun suku lainnya. Susunan masyarakat Sumatera Utara adalah berdasarkan geneologis teritorial seperti Batak Toba, Mandailing dan Nias. Sedangkan suku Melayu berdasarkan teritorial. Bila ditinjau dari garis keturunan maka suku Batak dan Nias adalah patrilinial, sedang suku Melayu adalah parental (keturunan kedua belah pihak bapak dan ibu). 
 

Gubernur yang pernah menjabat di Sumatera Utara

  1. Sutan Muhammad Amin Nasution
  2.  Ferdinand Lumban Tobing
  3. Abdul Hakim 
  4. Sutan Kumala Pontas
  5.  Raja Djundjungan Lubis
  6. Eny Karim 
  7. Ulung Sitepu 
  8.  PR. Telaumbanua
  9. Marah Halim Harahap 
  10. Edward Waldemar Pahala Tambunan 
  11. Kaharuddin Nasution 
  12. Raja Inal Siregar 
  13. Tengku Rizal Nurdin 
  14. Rudolf Pardede 
  15. Syamsul Arifin 
  16. Gatot Pujo Nugroh


More aboutSejarah Kebudayaan Sumatera Utara